Jerora - Salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar/sosial dasar untuk mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi.
Terdapat 38 target SDGs di sektor kesehatan yang perlu diwujudkan. Fokus dari seluruh target tersebut antara lain gizi masyarakat, sistem kesehatan nasional, akses kesehatan dan reproduksi, Keluarga Berencana (KB), serta sanitasi dan air bersih.
Program yang diusulkan untuk mewujudkan SDGs dalam bidang kesehatan adalah Program Indonesia Sehat dengan 3 pilar yakni paradigma sehat, pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan nasional. Kesepakatan dalam Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2016 menempatkan kesehatan ibu dan anak sebagai indikator keberhasilan dalam pembangunan kesehatan. Pelayanan kesehatan yang sangat memungkinkan untuk secara rutin memantau kesehatan ibu dan anak, serta mampu menjangkau seluruh masyarakat sampai ke pelosok wilayah adalah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
Posyandu merupakan wadah pemberdayaan masyarakat yang dibentuk melalui musyawarah mufakat di desa/kelurahan dan dikelola oleh Pengelola Posyandu, yang dikukuhkan dengan keputusan kepala desa/lurah. Seperti yang dikatakan Ibu Nurul Fitri selaku Bidan Desa di desa jerora satu,sintang ia sempat menjelaskan 3 bahwa khusus di desa jerora satu, tidak terdapat balita dgn kategori stunting dan gizi buruk dan dari pemerintahan desa sendiri setiap tahun membuat anggaran pembiayaan utk pencegahan stanting berupa penyediaan makan minum sehat balita setiap bulan,,dan juga pengadaan peralatan² medis dn perlatan bersalin serta obat²an yg di khususkan kepada warga di wilayah desa jerora satu.
"Bahwasannya posyandu didiesa jerora satu, tetap berjalan walau dimasa pandemi dgn tetap mengutamakan protokol kesehatan,Untuk menghindari penyebran virus Covid -- 19, kegiatan Posyandu balita di desa jerora satu dilaksanakan setiap bulan setiap tggl 1 dan dibantu oleh 7 org kader posyandu.
Ada ibu dan anak yg selalu aktif melakukan pemeriksaan dalam setiap bulan,dan juga kami beserta ketua posyandu puring desa jerora satu juga aktif dalam kegiatan kunjungan ke rumah warga yg hamil.ucap nurul fitri,A.md.Keb.
saat bertugas di desa jerora satu bidan Nurul Fitri,Amd.Keb dibantu oleh seorang perawat.
"Pada saat ini pelayanan Posyandu kami hanya menyediakan khusus untuk balita aja, sedangkan posyandu lansia ditiadakan untuk sementara waktu" ucap Nurul Fitri, Amd.Keb
Meskipun Poyandu desa jerora satu berjalan aktif seperti biasa tetapi masih ada warga masyarakat yang takut untuk mengikuti Posyandu dikarenakan pandemi Covid-19. Dengan adanya Pandemi Covid-19 kader Posyandu desa jerora satumemiliki peran penting untuk membantu dalam menyukseskan kegiatan Posyandu di masa pandemi.Dengan mengumumkan kepada masyarakat tetap datang ke Posyandu bagi yang membutuhkan untuk anak nya dengan protokol kesehatan yang di terapkan seperti social distancing, dan memakai masker kesehatan
Jangan lupa selalu di sediakan handsanitizer di Posyandu tersebut dan membawa hansanitizer masing- masing lebih baik. Jika semua sudah dilaksanakan maka kepercayaan masyarakat akan meningkat sehingga mereka akan berkunjung kembali ke Posyandu tersebut.
Peran kader juga biasanya dilakukan oleh Ibu Rumah tangga yang dimana perwakilan dari setiap RT. Padahal disisi lain dengan adanya Pelayanan Posyandu ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat dengan memeberikan fasilitas yang sebaik -- baik nya yaitu bentuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan tujuan SDGs pada poin 3.
Tentu hal ini sangat memberikan resiko yang besar dan pasti ada nya solusi untuk mengatasi permasalah tersebut. Persepsi masyarakat bahwa penyebaran Covid -- 19. Tentu harus dilakukan penyadaran pada masyarakat mengenai peran penting dan manfaat posyandu. Dengan hal ini akan memberikan sisi positf bagi masyarakat. Dengan pendapat positif pelaksanaan Posyandu akan kembali berjalan normal dan pasti nya meningkat.